Pemanfaatan Teknologi Transaksi Nontunai

WhatsApp-Image-2024-11-06-at-11.11.58-AM1-e1730860726309-1024x431

MASOHI, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Melakukan Kegiatan Sosialisasi Sistim Pembayaran Non Tunai dan Perlindungan Konsumen Kepada ASN di Kabupaten Maluku Tengah, berlangsung di Baeleo Ir Sukarno Masohi, Selasa 5 November 2024. Turut hadir, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Para Pimpinan OPD Lingkup Pemda Kabupaten Maluku Tengah, Para ASN, dan undangan lainya.

Mengawali sambutan Pj. Bupati Maluku Tengah yang dibacakan oleh Pj. Sekertaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah Bapak Jauhari Tuarita, S.Pi, memberikan apresiasi dan menyambut baik sosialisasi ini karena hal ini bertujuan agar semua ASN memiliki persepsi, wawasan, serta pengetahuan yang sama terkait dengan pemanfaatan teknologi transaksi nontunai, yang akan membawa manfaat besar dalam efisiensi dan kenyamanan dalam aktivitas keuangan.

Lanjut Pj. Sekda katakan, perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat menuntut Pemerintah untuk terus mendukung pergeseran perilaku transaksi masyarakat dari transaksi konvensional ke transaksi non tunai, atau yang lebih dikenal dengan sebutan cashless

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyambut baik komitmen Bank Indonesia untuk mendorong perluasan digitalisasi keuangan melalui transaksi non-tunai dalam rangka mendukung tata kelola keuangan inklusif dan perekonomian nasional. Digitalisasi keuangan melalui transaksi non-tunai adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan transaksi yang lebih cepat, aman, dan transparan. Penerapan transaksi non-tunai tentunya akan memberikan manfaat signifikan, termasuk kemudahan dalam bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai serta meminimalisir potensi risiko keuangan.

Pj. Sekda juga menegaskan, sosialisasi ini sangat penting untuk diikuti dengan serius oleh seluruh peserta sehingga dapat memanfaatkan teknologi transaksi non- tunai yang akan membawa manfaat besar dalam efisiensi dan kenyamanan dalam aktivitas keuangan tetapi juga untuk mendukung kinerja yang lebih optimal dan pelayanan publik yang lebih baik.

Mengakhiri sambutannya Pj. Sekda berharap agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Maluku Tengah dapat menjadi pelopor dalam penggunaan metode pembayaran non-tunai melalui sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sehingga melalui peran aktif para ASN, transformasi ke arah digitalisasi keuangan di Kabupaten Maluku Tengah dapat berjalan optimal, menuju tercipta budaya transaksi yang lebih modern, efektif, dan mampu mendukung upaya pemerintah dalam membangun Maluku Tengah yang lebih maju dan terdepan dalam adaptasi teknologi.

Sumber : DISKOMINFO_MALTENGKAB